PBB
PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) adalah organisasi internasional yang menjaga perdamaian, kerja sama global & berperan penting PBB dalam dunia modern di sini.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau United Nations (UN) adalah organisasi internasional yang didirikan untuk menjaga perdamaian, keamanan, serta kerja sama antarnegara di seluruh dunia. Didirikan pada 24 Oktober 1945, setelah berakhirnya Perang Dunia II, PBB lahir dari keinginan kuat negara-negara di dunia untuk mencegah terulangnya perang global yang menghancurkan umat manusia.
Dengan 193 negara anggota, PBB kini menjadi wadah diplomasi global yang berperan penting dalam menyelesaikan konflik, mengatasi kemiskinan, memperjuangkan hak asasi manusia, dan melindungi lingkungan hidup.
Sejarah Singkat Berdirinya PBB
Sebelum PBB, dunia sempat memiliki organisasi serupa bernama Liga Bangsa-Bangsa (LBB) yang berdiri setelah Perang Dunia I. Namun, organisasi tersebut gagal mencegah pecahnya perang dunia berikutnya.
Setelah Perang Dunia II berakhir, para pemimpin dunia seperti Franklin D. Roosevelt (AS), Winston Churchill (Inggris), dan Joseph Stalin (Uni Soviet) sepakat membentuk organisasi baru yang lebih kuat.
Pada 24 Oktober 1945, Piagam PBB resmi diberlakukan oleh 51 negara pendiri. Tanggal tersebut kemudian diperingati setiap tahun sebagai Hari PBB (United Nations Day).
Tujuan dan Prinsip Utama Perserikatan Bangsa-Bangsa
Tujuan utama PBB tertuang dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, yaitu:
-
Menjaga perdamaian dan keamanan internasional.
-
Mengembangkan hubungan persahabatan antarbangsa.
-
Meningkatkan kerja sama internasional dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, dan kemanusiaan.
-
Menjadi pusat koordinasi bagi negara-negara dalam mencapai tujuan bersama.
Selain itu, PBB menjunjung tinggi prinsip kedaulatan negara, kesetaraan antaranggota, serta penyelesaian sengketa secara damai tanpa kekerasan.
Struktur Organisasi PBB
PBB memiliki beberapa badan utama yang memiliki fungsi dan peran berbeda, antara lain:
-
Majelis Umum (General Assembly) – forum utama tempat semua negara anggota berdiskusi dan mengambil keputusan.
-
Dewan Keamanan (Security Council) – bertugas menjaga perdamaian dan keamanan dunia, dengan lima anggota tetap (AS, Inggris, Prancis, Rusia, dan Tiongkok).
-
Sekretariat (Secretariat) – dipimpin oleh Sekretaris Jenderal, yang saat ini dijabat oleh António Guterres.
-
Dewan Ekonomi dan Sosial (ECOSOC) – menangani isu pembangunan, kesejahteraan, dan lingkungan.
-
Mahkamah Internasional (International Court of Justice) – menyelesaikan sengketa hukum antarnegara.
Peran Organisasi dalam Dunia Modern
Dalam era globalisasi, PBB berperan penting dalam menangani berbagai krisis dunia. Misalnya, misi penjaga perdamaian (peacekeeping) di daerah konflik seperti Afrika dan Timur Tengah, serta bantuan kemanusiaan melalui lembaga seperti UNICEF, WHO, FAO, dan UNHCR.
Selain itu, PBB juga menjadi penggerak utama dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang bertujuan menghapus kemiskinan, mengurangi ketimpangan, dan melindungi bumi hingga tahun 2030.
Kesimpulan
Selama lebih dari tujuh dekade, PBB telah menjadi simbol harapan bagi dunia yang lebih damai dan berkeadilan.
Meski sering dikritik karena tantangan politik global yang kompleks, keberadaan PBB tetap penting sebagai wadah diplomasi, kemanusiaan, dan kerja sama lintas negara.
Dengan semangat solidaritas dan tanggung jawab bersama, PBB terus berjuang mewujudkan dunia yang aman, makmur, dan berkelanjutan untuk semua umat manusia.
